KAJIAN KRITERIA PEMILIHAN SUBKONTRAKTOR OLEH KONTRAKTOR UTAMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS(AHP)
DOI:
https://doi.org/10.35508/jts.1.3.43-56Keywords:
criteria, subcontractor, Analytic Hierarchy Process (AHP), expert choice, kriteria, subkontraktor, analytic hierarchy process (AHP), expert choice.Abstract
ABSTRACTThe development of the construction process has increased rapidly, where the main
contractor who already get the contract further give it to the subcontractors. This is
due to the complexity of a construction job, so the main contractor requires
specialist contractors for certain jobs requiring special skills. To obtain such
competent subcontractors, it is a must to select the appropriate subcontractors. In
selecting the competent subcontractors, the main contractors assign each individual
criterion. Due to the selection process, it is important for the main contractors to
know and identify the most influential criterion of the subcontractors. This research
is conducted by the main contractors who live in Kota Kupang, East Nusa
Tenggara. The method and data analysis are using AHP method supported by
expert choice software. Subcontractor selection are divided into six aspects: general
aspects, financial aspects, technical aspects, managerial aspects, safety aspects and
aspects of the company's reputation. As a result, aspect that influences the selection
of subcontractors is the financial aspect. While the criteria that influence the value
of criteria deals and sub criteria with the lowest value.
ABSTRAK
Proses pelaksanaan konstruksi semakin berkembang, dimana kontraktor utama
yang mendapatkan kontrak (pekerjaan) selanjutnya memecah pekerjaan tersebut
dan membagi (menyerahkan) kepada subkontraktor. Hal ini disebabkan oleh
semakin kompleks suatu pekerjaan konstruksi, sehingga kontraktor utama sebagai
pelaksana konstruksi membutuhkan kontraktor spesialis khusus untuk pekerjaanpekerjaan
tertentu yang membutuhkan keahlian khusus.Untuk mendapatkan
subkontraktor yang berkompeten, maka perlu diadakan pemilihan
subkontraktor.Dalam pemilihan subkontraktor, tiap kontraktor utama menetapkan
kriterianya masing-masing.Oleh karena itu perlu untuk mengetahui kriteria-kriteria
yang paling berpengaruh di dalam pemilihan subkontraktor oleh kontraktor
utama.Penelitian ini dilakukan pada kontraktor utama dengan jenis perusahaan
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan Swasta Nasional yang
berdomisili di wilayah Kota Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur.Adapun
teknik pengolahan dan analisa data menggunakan metode AHP dengan memakai
bantuan software expert choice. Ketentuan pemilihan subkontraktor dibagi dalam 6
aspek yaitu: aspek umum, aspek keuangan, aspek teknis, aspek manajerial, aspek
keselamatan kerja dan aspek reputasi perusahaan. Dari setiap aspek tersebut
terangkum beberapa kriteria dan sub kriteria yang mendukung.Dari hasil penelitian
dapat diketahui bahwa aspek yang berpengaruh dalam pemilihan subkontraktor
oleh kontraktor utama dengan jenis perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah aspek keuangan dengan bobot 31,6% dan kriteria yang paling
berpengaruh adalah kriteria nilai penawaran dengan bobot 14,5% dengan sub
kriteria nilai penawaran terendah dengan bobot 12,4%. Sedangkan aspek yang
berpengaruh dalam pemilihan subkontraktor oleh kontraktor utama dengan jenis
perusahaan Swasta Nasional adalah aspek keuangan dengan bobot 27,1% dan
kriteria yang paling berpengaruh adalah kriteria nilai penawaran dengan bobot
9,7% dengan sub kriteria nilai penawaran terendah dengan bobot 9,1%.
Downloads
Published
2012-09-10
How to Cite
Messah, Y. A., Krisnayanti, D. S., & Radja Pono, R. D. (2012). KAJIAN KRITERIA PEMILIHAN SUBKONTRAKTOR OLEH KONTRAKTOR UTAMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS(AHP). Jurnal Teknik Sipil, 1(3), 43–56. https://doi.org/10.35508/jts.1.3.43-56
Issue
Section
Articles
